3 Harapan Trading Forex Yang Tidak Masuk Akal

expectationPada batasan tertentu, ekspetasi yang kita tetapkan cenderung mempengaruhi suasana hati, cara berpikir dan pengalaman kita. Berharap akan hasil yang positif membuat seseorang merasa gembira dan bersemangat, sebaliknya menunggu hasil negatif membuat orang merasa gelisah.

Dr. Brett Steenbarger, seorang Psikolog Trader, pernah membahas pada Daily Trading Coach, relasi antara emosi dan harapan, sangat penting bagi seorang trader pemula. Bagaimanapun, kata beliau, emosi kita adalah barometer dari tingkatan yang telah kita capai, atau seberapa jauh kita jatuh dari harapan kita.

Jika anda salah dalam menentukan harapan trading yang tidak masuk akal, anda mungkin sedang dalam bahaya karena menempatkan diri anda menuju kekecewaan. Perasaan kecewa yang terus-terusan akibat tidak dapat mencapai tujuan kita dapat sangat mematahkan semangat yang kita miliki, jadi lebih masuk akal bila menetapkan harapan yang wajar.

Berikut adalah beberapa contoh dari harapan trading yang tidak realistis atau tidak masuk akal:

1. Kerja Keras = Lebih Banyak Trading

Harapan ini berasumsi bahwa bila anda mengambil rencana trading lebih banyak, anda dapat mempercepat proses belajar dan menghasilkan keuntungan yang lebih banyak pula. Kekurangan dari asumsi ini adalah tidak memasukkan kualitas rencana anda tadi sebagai pertimbangan.

Selain itu, hal ini juga membuat trader rentan terhadap over-trading (trading yang berlebihan), hal yang dapat berakhir dengan memaksakan trading yang tidak mempunyai probabilitas yang tinggi, yang kemungkinan justru kekalahan yang lebih besar terjadi.

Ingatlah bahwa dalam trading, kualitas mengalahkan kuantitas. Bahkan jika anda masih tetap mengalami kerugian, anda dapat mengambil pelajaran dari setup atau rencana trading yang berdasarkan pada suara fundamental dan juga bersifat teknikal dibanding hanya pada salah satu itu saja.

BACA >  4 Tips Untuk Mengurangi Gangguan Pengalih Perhatian Saat Trading

2. Hari Yang Baik Adalah Hari Kemenangan

Masalah dengan cara berpikir seperti ini adalah emosi akan naik turun seperti roller coaster bila mereka hanya bergantung pada laporan untung dan rugi saja. Kita sebagai trader akan mengalami hari-hari kekalahan dimana kenyataan itu tidak dapat dihindari. Saya ulangi, “TIDAK DAPAT DIHINDARI !”

Jangan salah paham, sangat normal untuk merasa kecewa ketika kita mengalami kerugian. Bagaimanapun, itu bagian dari sifat kompetitif kita yang selalu menginginkan kemenangan. Konon, hasil akhirnyalah adalah yang terpenting. Jhon Wooden, seorang mentor hebat, selalu berkata, “tidak apa apa merasa kecewa, tapi jangan pernah merasa kehilangan semangat.”

Daripada membiarkan kekalahan mempengaruhi emosi kita, akan lebih baik memandang sebuah kerugian sebagai kesempatan untuk belajar. Lebih jauh lagi, sebuah kekalahan dapat berfungsi sebagai pengingat bahwa ukuran dari sebuah hari trading yang baik akan menentukan apakah kita akan menjalani rencana trading kita dengan baik atau tidak.

3. Sukses Adalah Mengandalkan Hidup dari Trading

Bagi sebagian besar orang yang belajar trading, tujuan akhirnya adalah menghasilkan uang yang cukup sehingga forex trading dapat menjadi sebuah pekerjaan  sepenuh waktu.

Meskipun ada beberapa yang berhasil sejak awal, sebagian besar trader tidak mendapatkan penghasilan tinggi dari tahun-tahun pertama mereka. Selama tahap belajar, kita tidak boleh berharap dapat menghasilkan keuntungan yang besar. Sebaliknya, tujuannya haruslah untuk mengelola harapan, melindungi modal, dan belajar dari setiap trading yang kita ambil.

Inti yang coba saya katakan disini adalah bahwa kita dapat membantu diri kita dengan tidak menempatkan posisi kita pada kekecewaan dan kegagalan akibat harapan  terlalu tinggi yang kita miliki.

Salah satu cara untuk mengelola harapan dan menyingkirkan semua asumsi yang tak terjangkau adalah dengan mempertahankan jurnal trading yang kita miliki. Dengan cara ini, kita dapat melacak kemajuan kita dan tetap fokus pada proses trading bukannya fokus pada keuntungan atau kerugian.

BACA >  4 Kesalahan Psikologis Yang akan Menghantam Akun Trading Anda

Seputar Web

loading...

Post Comment