3 Indikator Forex Terpopuler

zcomfx-indi-v2Ada 3 jenis tipe analisa di dalam trading Forex: fundamental, teknikal dan sentimen. Untuk dapat menganalisa dan memprediksi pasar Forex secara mendalam, para trader sebaiknya menggunakan ketiga analisa tersebut di atas.
Namun analisa fundamental dan sentimen biasanya yang paling mudah dimengerti, analisa teknikal-lah yang sering membuat para trader kebingungan. Trader baru biasanya memiliki kecenderungan menggunakan banyak indikator teknikal sekaligus atau tidak menggunakannya sama sekali. Lewat artikel ini, kami akan menjelaskan kepada Anda 3 indikator teknikal yang terpopuler dan yang paling sering dipakai oleh para trader professional dan bagaimana untuk menggunakannya di dalam trading Anda.

Stochastic

Stochastic adalah indikator yang baik untuk membantu kita memprediksi kemana arah pasar akan bergerak – indikator ini menekankan kepada level kondisi “overbought” dan “oversold” di dalam pasar dan menggunakan skala dari 0 sampai 100, dimana jika kita melihat Stochastic berada lebih dari level 80 menunjukkan kondisi “overbought” dan jika berada di bawah level 20 menunjukkan kondisi “oversold”.

Untuk bisa menggunakan indikator ini dengan seluruh potensial yang dimiliki, Anda perlu memperhatikan level “overbought” dan “oversold” di dalam pasar – jika menunjukkan level kondisi “overbought”, Anda tahu bahwa itu saat yang baik untuk membuka posisi jual dimana harga pasar kemungkinan besar akan turun, dan juga untuk level kondisi “oversold” Anda tahu bahwa itu saat yang baik untuk membuka posisi beli.

RSI

Relative Strength Index (RSI) adalah indikator sederhana yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi apakah suatu pair mengalami “overbought” atau “oversold” – sama seperti Stochastic di atas. RSI menggunakan skala 0 sampai 100, dimana jika kita membaca kondisi level di atas 70 maka menunjukkan bahwa suatu pair mengalami “overbought” dan di bawah 30 menunjukkan suatu pair mengalami “oversold”.
Ini mungkin terlihat sama dengan indikator Stochastic dan secara umum biasanya digunakan sebagai tambahan konfirmasi untuk melihat apakah suatu harga mengalami “overbought” dan “oversold”. Kedua indikator tersebut memiliki perbedaan konfigurasi, namun indikator ini menunjukkan hasil pembacaan yang berbeda dan bisa menambah kedalaman analisa Anda.

BACA >  Apa Itu Ranging Market

Moving Average

Moving Average mungkin adalah indikator teknikal yang paling sederhana yang bisa Anda gunakan, indikator ini biasanya ‘memuluskan’ pembacaan pergerakan harga dan membantu Anda untuk mengidentifikasi tren lebih mudah seperti tren naik, tren turun atau tren samping.

Ada dua tipe Moving Average : Simple Moving Average (SMA) dan Exponential Moving Average (EMA). Garis SMA mudah dipahami dan dipelajari, namun garis EMA lebih menonjolkan pergerakan harga yang berlangsung, berarti indikator ini lebih update soal pergerakan harga.

Untuk indikator Moving Average ini, Anda perlu bereksperimen sedikit terlebih dahulu, Anda harus merubah pengaturan asli untuk mendapatkan pembacaan pergerakan harga yang Anda inginkan.

Bagaimana Cara Menggunakan Ketiga Indikator Ini?

Sekarang Anda tahu tentang ketiga indikator teknikal yang paling sering digunakan oleh para trader, yang harus Anda lakukan sekarang adalah bagaimana mengimplementasikan ketiga indikator tersebut ke dalam trading Anda. Pertama-tama, sebagai catatan, Anda perlu menggunakan platform ekstra untuk menggunakan indikator teknikal tersebut yaitu Metatrader.

Setelah Anda men-download Metatrader dan meng-install-nya, yang harus Anda lakukan adalah untuk menambahkan ketiga indikator tersebut ke dalam chart Anda dan ganti pengaturan asli jika dibutuhkan. Tunggu hingga indikator menunjukkan sinyal beli atau jual, lalu Anda dapat masuk ke dalam perdagangan.

Yang harus Anda ingat adalah akan menjadi hal buruk jika Anda hanya fokus kepada indikator-indikator tersebut. Meskipun indikator tersebut dapat membantu Anda dalam menganalisa pasar, indikator tidaklah sempurna – dan tidak ada indikator teknikal yang sempurna- Anda hanya menggunakan indikator ini untuk mengkonfirmasi trading Anda dan bukan sebagai satu-satunya alat dalam memprediksi pasar.

Seputar Web

loading...

5 Responses to "3 Indikator Forex Terpopuler"

    1. Fungsi indikator hanya sebagai alat untuk membantu menganalisa pergerakan harga mata uang; bukan merupakan faktor yang mempengaruhi pergerakan mata uang. Banyak trader menggunakan kombinasi 2 indikator (minimal) untuk membantu menganalisa forex secara teknikal.

      Reply
    1. Indikator RSI dan Stochastic bertujuan membantu mengidentifikasi kondisi dimana harga berada pada level overbought atau oversold BERDASARKAN PERFORMA YANG LAMPAU (pergerakan harga kurun waktu sebelumnya).

      Sedangkan, indikator Moving Average lebih mengarah pada identifikasi pergerakan tren.

      Ketiga indikator tersebut dapat dipakai bersamaan untuk saling konfirmasi dalam menentukan saat terbaik untuk membuka posisi.

      Reply

Post Comment