Apa Itu Cross-Currency?

dont-cross-the-lineIstilah “cross-currency pair” (pasangan mata uang silang) adalah pasangan mata uang yang tidak mengandung US dolar. Di masa lampau, bila seseorang ingin menukar uangnya, ia harus menukarnya ke mata uang US dolar terlebih dahulu, lalu kemudian mata uang dolar tersebut ditukar ke mata uang yang diinginkan. Contohnya: Ben ingin menukar poundsterling Inggris ke yen Jepang. Ia harus menukar poundsterling ke US dolar terlebih dahulu, baru kemudian menukar US dolarnya ke yen.

Dengan munculnya cross-currency, orang-orang dapat langsung melakukan transaksi tukar tanpa harus menukarnya ke US dolar terlebih dahulu. Beberapa contoh pasangan mata uang silang (cross-currency pair) adalah: EUR/JPY, GBP/JPY, EUR/CHF, dan EUR/GBP.

Cara Menghitung Rate Cross-Currency

Dalam pembahasan berikut ini, akan kami ajarkan cara menghitung harga beli (buy/bid) dan harga jual (selling/ask). Sebagai contoh, kita ingin mengetahui harga beli/jual untuk GBP/JPY. Hal pertama yang harus kita lakukan adalah mencari informasi harga bid/ask pasangan GBP/USD dan USD/JPY. Mengapa demikian? Karena kedua pasangan mata uang tersebut mempunyai persamaan kaitan dengan US dolar.

Kedua pasangan mata uang tersebut dikenal dengan istilah “kaki” dari GBP/JPY, karena ke-duanya berkaitan dengan US dolar.
Setelah mengecek harga, maka terlihat harga:
GBP/USD: 1.5630 (beli) / 1.5635 (jual)
USD/JPY: 89.38 (beli) / 89.43 (jual)

Untuk menghitung harga beli untuk GBP/JPY, anda dapat mengkalikan harga beli GBP/USD dan USD/JPY.
Maka akan mendapatkan angka 139.70
Untuk mendapatkan harga jual GBP/JPY, anda dapat mengkalikan harga jual GBP/USD dan USD/JPY, dan akan didapatkan angka 139.82.

Cross Currency Memperluas Kesempatan Trading

Sebagian besar transaksi di pasar forex melibatkan US dolar. Hal ini disebabkan karena US dolar merupakan reserve currency (mata uang cadangan) dunia. Anda mungkin bertanya, mengapa US dolar bukannya sterling atau euro? Hal ini disebabkan karena masih banyak komoditas pertanian dan industri seperti minyak dihargai menggunakan US dolar. Jika sebuah negara ingin membeli minyak, mereka harus menukar mata uang yang mereka miliki untuk mendapatkan US dolar sehingga bisa membeli minyak. Ini sebabnya banyak negara mempunyai cadangan dalam bentuk US dolar, sehingga mereka bisa membeli minyak secara lebih cepat.

BACA >  Istilah Pips Dalam Forex Trading

Negara-negara seperti China, Jepang, dan Australia merupakan beberapa contoh negara pengimpor minyak dalam jumlah besar, sehingga mereka mempunyai cadangan US dolar dalam jumlah yang sangat banyak di Bank Sentral masing-masing. China, sampai saat ini, masih memiliki beberapa triliun US dolar dalam cadangannya.

Lalu anda mungkin bertanya, apa hubungannya semua ini dengan trading cross-currency?

Karena kebanyakan transaksi di dunia masih dilakukan dalam US dolar, maka spekulasi trading akan berlandaskan satu pertanyaan:
“Apakah nilai US dolar kuat atau lemah pada hari ini?”

Pertanyaan ini akan mempunyai dampak terhadap pasangan mata uang yang memiliki likuiditas tinggi:
Pasangan mayor: GBP/USD, EUR/USD, USD/CHF, USD/JPY
Pasangan untuk komoditas: AUD/USD, USD/CAD, NZD/USD

Perhatikan bahwa semua pasangan mata uang di atas berkaitan dengan US dolar. Hal ini menyebabkan seorang trader forex tidak memiliki banyak pilihan bila sebagian besar dari keputusan trading mereka berlandaskan spekulasi yang berkaitan dengan nilai US dolar.

13.1

Dapat dilihat bahwa bila anda trading salah satu dari ke-7 pasangan mata uang terpopuler di atas, pada dasarnya anda mengambil posisi anti-US dolar atau pro-US dolar. Spekulasi ini akan mempunyai dampak yang sama secara keseluruhan terhadap semua pasangan mata uang tersebut.
Berlainan dengan pasar saham dimana traders mempunyai banyak pilihan saham perusahaan dan tidak terpengaruh oleh satu jenis spekulasi tertentu.

Daripada hanya melihat 7 pasangan mata uang mayor ber-basis dolar, cross-currency menyediakan peluang bagi anda untuk menemukan kesempatan mendapatkan profit.
Bila anda trading cross-currency, anda mempunyai lebih banyak pilihan karena pasangan mata uang ini tidak berkaitan dengan US dolar, sehingga mungkin memiliki pola pergerakan harga yang berbeda. Jadi, bila sebagian besar market akan memilih posisi anti-US dolar atau pro-US dolar, anda dapat menemukan kesempatan lain pada cross-currency.

BACA >  Berbagai Jenis Order Dalam Trading Forex

Sebagai contoh:
Semua pasangan mata uang ber-basis dolar sedang bergerak menyamping (sideways) atau berada dalam kondisi yang tidak menguntungkan bagi anda sehingga lebih baik tidak memasang entri, tapi bila anda mengamati grafik berbagai pasangan mata uang cross-currency, anda mungkin menemukan peluang baik untuk entri sehingga bisa mendapatkan profit. Anda bisa tampil beda, kebanyakan trader hanya berfokus pada pasangan mata uang major berbasis dolar, tapi anda bisa menjadi kelompok minoritas trader yang memilih trading cross-currency.

Seputar Web

loading...

2 Responses to "Apa Itu Cross-Currency?"

  1. Salam, pertama-tama sangat berterima kasih atas info-info yang sangat berharga dalam postingan ini, bolehkah saya bertanya bahwa apakah cuma ada pasangan mata uang silang (cross-currency pair) yaitu: EUR/JPY, GBP/JPY, EUR/CHF, dan EUR/GBP ? maksud saya itu kalau untuk segara2 lain misalnya Vietnam, India, Korea, dll (yang tidak termasuk dengan mata uang tersebut) belum bisa menggunakan sistem cross-currency ya ? thanks

    Reply
    1. Pertanyaan yang bagus sekali.
      Dalam artikel kami sebutkan beberapa contoh pasangan mata uang cross-currency yang umum diperdagangkan. Untuk lebih lengkap lihat daftar listing berikut:
      – EUR/GBP (Uni Eropa / Inggris)
      – EUR/CHF (Uni Eropa / Switzerland)
      – EUR/AUD (Uni Eropa / Australia)
      – EUR/NZD (Uni Eropa / Selandia Baru)
      – EUR/CAD (Uni Eropa / Kanada)
      – EUR/JPY (Uni Eropa / Jepang)
      – GBP/AUD (Inggris / Australia)
      – GBP/CHF (Inggris / Switzerland)
      – GBP/CAD (Inggris / Kanada)
      – GBP/JPY (Inggris / Jepang)
      – CHF/JPY (Switzerland / Jepang)
      – AUD/JPY (Australia / Jepang)
      – CAD/JPY (Kanada / Jepang)
      – NZD/JPY (Selandia Baru / Jepang)

      Untuk negara-negara seperti Vietnam, India, Korea sampai saat ini belum termasuk dalam list pasangan cross-currency yang umum diperdagangkan.

      Perlu diingat, bahwa tidak semua broker forex menggunakan mekanisme sistem trading yang sama, jadi daftar pasangan mata uang yang tersedia dari tiap-tiap broker bisa berbeda.

      Reply

Post Comment