Pertimbangan Dalam Menyusun Rencana Trading

planAnda perlu mempertimbangkan dengan cermat apakah anda siap untuk ber-trading forex. Trading hanya dapat dilakukan dengan modal resiko, atau yang dikenal dengan istilah risk capital. Modal resiko adalah kelebihan uang yang tidak akan beresiko besar bila anda kehilangan uang tersebut. Ini adalah jenis uang yang jika hilang, tidak akan menyebabkan anda kehilangan rumah, mobil, listrik, dll.

Jika anda menggunakan uang yang anda butuhkan untuk membayar tagihan, maka akan memiliki dampak negatif yang sangat besar pada kemampuan anda untuk membuat keputusan trading secara obyektif.

Bayangkan bagaimana stres-nya bila dalam trading sementara membuka posisi, anda berpikir bila kena Stop Loss mungkin tidak bisa membeli makanan. Tentunya anda tidak mau hal itu terjadi, maka berlatih-lah dengan akun demo sampai anda benar-benar siap.

Beberapa hal yang perlu anda pertimbangkan dalam menyusun rencana trading antara lain:

Pertimbangan Gaya Hidup

Berapa banyak waktu setiap hari / minggu / bulan yang dapat anda dedikasikan untuk memperhatikan berbagai aspek di bidang trading forex dan mengelola sistem trading? Banyaknya waktu yang tersedia akan menentukan gaya trading anda.

Semakin singkat timeframe yang anda pilih dalam ber-trading forex, semakin banyak waktu yang anda butuhkan untuk mengamati diagram forex. Jika anda seorang day trader, karena anda membuka dan menutup posisi trading sepanjang hari, maka anda harus menghabiskan waktu lebih lama di depan komputer. Semakin besar timeframe yang anda pilih, semakin sedikit waktu yang anda butuhkan untuk mengamati pasar. Anda dapat mengamati trading anda dari waktu ke waktu.

Ketika anda menyatakan punya waktu untuk trading forex selama 8 jam sehari, apakah itu berarti 8 jam sepenuhnya anda mengamati diagram dan menganalisa data ekonomi? Atau, berarti 8 jam mengamati diagram, menganalisa data ekonomi diselingi dengan memasak, mencui pakaian, dan bermain dengan anak-anak anda?

Bila anda seorang scalper, anda mungkin akan kehilangan banyak kesempatan untuk membuka dan menutup posisi. Dan akhirnya malah banyak kerugian atau kehilangan peluang untuk profit.

Anda juga perlu mendedikasikan waktu untuk memaksimalkan sistem trading anda. Dalam menggunakan sistem trading, anda perlu menganalisa diagram dalam mencari peluang untuk entri (membuka posisi). Setelah anda membuka posisi trading, maka anda perlu mengawasinya. Setelah anda menutup posisi, anda perlu me-review hasil trading anda dan mencari cara untuk meningkatkannya. Dan ada baiknya bila anda menulis segala sesuatu yang anda lakukan dalam jurnal trading anda.

BACA >  Apa Itu Rencana Trading Dalam Forex

Berapa banyak waktu yang anda perlukan untuk melakukan semua ini akan tergantung pada sistem trading anda. Tentunya sistem trading forex anda harus memperhitungkan berapa banyak waktu yang dapat anda dedikasikan. Proses ini berlaku untuk SATU sistem trading. Anda perlu melakukan proses ini untuk setiap trading sistem yang anda gunakan. Berapapun jumlah “jam operasional” anda, pastikan anda memiliki komitmen secara konsisten. Di samping itu anda perlu mengetahui kapan jam trading forex terbaik yang sesuai dengan situasi anda.

Target Profit

Tentu saja, siapa saja yang tertarik dalam trading forex tentu memiliki ambisi meraih profit. Hal ini sangat masuk akal – trading forex melibatkan resiko, dan kita berharap memperoleh kompensasi atas resiko tersebut.

Pertanyaan yang harus anda tanyakan pada diri sendiri:
Berapa besar target profit yang anda harapkan? Jawaban anda atas pertanyaan ini akan memainkan peranan besar dalam penentuan jenis gaya trading yang anda terapkan, pasangan mata uang, jam trading anda, dan yang paling penting: resiko yang perlu ditanggung untuk mencapai target tersebut. Di samping itu, anda perlu mengerti bagaimana cara menghitung profit dalam trading forex sehingga bisa melakukan manajemen resiko dengan benar.

Mari kita lihat sebuah contoh untuk membantu menjelaskan hal ini lebih baik. Katakanlah ada dua trader forex, Bambang dan Martin. Bambang ingin mencapai keuntungan 10% per tahun sedangkan Martin sedikit lebih ambisius – ia ingin akun-nya menjadi DUA KALI lipat dan membuat 100% keuntungan.

Seperti yang dapat anda bayangkan, seorang trader seperti Martin, yang ingin melipatgandakan akunnya, berada dalam situasi yang sangat berbeda.
Sangat mungkin bahwa Martin harus trading dalam jumlah lebih banyak dan melibatkan resiko lebih daripada Bambang. Dia harus mengekspos dirinya terhadap kemungkinan mengalami kerugian jika ia ingin mencapai tujuannya.

BACA >  Persiapan Rutin Sebelum Trading

Trader juga harus memperhitungkan drawdown (kekalahan berturut-turut). Drawdown biasanya dihitung sebagai jarak dari nilai tertinggi dari akun anda ke titik terendah berikutnya. Setiap trader forex harus memutuskan seberapa besar dari drawdown yang dapat ditanggung dalam mencapai target sasaran mereka.

Di satu sisi, ada pedagang yang menolak risiko tinggi dan lebih suka memilih drawdown dalam jumlah kecil. Akan tetapi hal ini juga akan membatasi potensi keuntungan.
Di sisi lain, ada pedagang yang berani memikul drawdown dalam jumlah besar, selama sistem mereka juga berpotensi menghasilkan keuntungan besar.

Anda juga harus mempertimbangkan berapa banyak waktu anda dapat dedikasikan untuk trading. Jika anda tidak dapat mendedikasikan waktu untuk menganalisa sistem anda, mempelajari kondisi pasar dan belajar teknik trading baru, menulis / meninjau trading jurnal anda, maka akan sulit bagi anda untuk mencapai tujuan.

Jika anda tidak dapat membuat komitmen waktu, anda mungkin harus menyesuaikan harapan anda dalam hal besarnya target profit yang akan diperoleh. Pada akhirnya, kesuksesan tergantung pada diri ANDA SENDIRI.
Apakah anda memiliki disiplin dalam ber-trading forex untuk mengasah keterampilan anda dan mendapatkan pengalaman yang diperlukan dalam mengikuti pasar? Jika anda tidak melakukannya, maka perolehan keuntungan tidak akan konsisten dalam jangka panjang.

Seputar Web

loading...

Post Comment