Dolar AS Melemah – Fokus Investor Tertuju Pada Kebijakan Fed

money-management(10 Agustus 2016 – 7:00 AM GMT +07) Dolar melemah pada hari Selasa karena pada investor mengevaluasi kemungkinan bahwa Federal Reserve AS akan menaikkan suku bunga tahun ini, di tengah ketiadaan rilis data indikator ekonomi utama sampai jadwal keluarnya laporan penjualan ritel pada hari Jumat. Greenback (dolar AS) telah meningkat sejak laporan lapangan kerja bulan Juli keluar pada Jumat lalu menunjukkan kenaikan lapangan kerja yang lebih baik dari perkiraan, meningkatkan harapan bahwa kenaikan suku bunga mungkin terjadi tahun ini.

Pidato Ketua Fed Janet Yellen pada simposium bank sentral 26 Agustus di Jackson Hole, Wyoming akan diamati secara cermat perihal indikasi kemungkinan kenaikan suku. US Dollar Index terhadap sekeranjang mata uang turun 0,24 persen menjadi 96,174. Greenback melemah 0,53 persen terhadap yen Jepang di 101,88.
Yen mempertahankan keunggulan terhadap dolar pada hari Selasa setelah data menunjukkan bahwa produktivitas non pertanian AS jatuh tak terduga pada kuartal kedua.

Pound Inggris jatuh untuk lima hari berturut-turut pada hari Selasa setelah pembuat kebijakan di Bank of England mengatakan bahwa lebih pelonggaran kuantitatif (quantitative easing) mungkin diperlukan jika kondisi ekonomi Inggris memburuk.

“Suku bunga bank dapat dipotong lebih lanjut, mendekati nol, dan pelonggaran kuantitatif dapat ditingkatkan,” Ian McCafferty, anggota eksternal Komite Kebijakan Moneter, menulis dalam sepotong op-ed untuk Times.
Pound terakhir turun 0,30 persen di $ 1,2999, setelah sebelumnya jatuh ke $ 1,2957, terendah sejak 11 Juli.

Pekan lalu Bank of England memangkas tingkat suku bunga potong dan melepaskan stimulus milyaran pound untuk meredam guncangan ekonomi akibat Brexit.

Reserve Bank of New Zealand diharapkan menjadi bank sentral berikutnya untuk melakukan pelonggaran, dengan memotong tarif pada hari Kamis sebesar 25 basis poin menjadi 2,00 persen. Kiwi menguat 0,10 persen terhadap dolar AS ke $ 0,7143.

BACA >  Sentimen Pasar Berubah Terhadap Euro

2 Responses to "Dolar AS Melemah – Fokus Investor Tertuju Pada Kebijakan Fed"

    1. Pergerakan dollar Amerika saat ini cenderung dipengaruhi oleh berita kebijakan Bank Sentral Amerika (Fed) sehubungan dengan kenaikan suku bunga.
      Pasar mengantisipasi hal ini sejak tahun 2015, sehingga dollar menguat dalam kurun waktu tersebut.

      Fed menunggu data ekonomi Amerika positif dan stabil, sebelum mengambil tindakan untuk menaikkan suku bunga (pro dollar naik). Akan tetapi sejauh ini belum ada data kemajuan yang berarti, sehingga arah pergerakan dollar dalam jangka panjang masih belum jelas.

      Reply

Post Comment