Dollar Melonjak Terhadap Lira Turki di Tengah Upaya Kudeta

Turki Lira
(16 Juli 2016 – 7:00 AM GMT +07) USD/TRY naik sebanyak 5% pada hari Jumat malam melonjak ke level tertinggi sejak akhir Januari setelah Perdana Menteri Turki mengungkapkan bahwa para pemimpin militer telah melakukan tahap awal kudeta.

Berbicara secara eksklusif dengan jaringan televisi Turki NTV, perdana menteri Binali Yildrim mengatakan beberapa perwira militer terlibat dalam aksi ilegal pada Jumat malam, tapi menolak menggolongkan upaya itu sebagai kudeta. Tak lama setelah itu, kelompok militer mengumumkan di televisi nasional bahwa mereka telah menguasai negara, dimana prajurit memblokir lalu lintas di jembatan Bosphorus Istanbul Bosphorus.

Sementara itu, Presiden Turki Recep Erdogan berusaha untuk menggalang dukungan dari kalangan masyarakat, mengatakan di CNN Turk bahwa upaya kudeta tidak akan berhasil dan bahwa komplotan pengambilalihan akan “membayar harga yang mahal.” “Tidak ada kekuatan yang lebih tinggi dari kekuatan rakyat,” kata Erdogan, melalui Facetime. “Pengadilan akan bertindak cepat menanggapi serangan ini.”

Dollar AS melonjak ke level tinggi intraday di 3,0497 terhadap Lira Turki, sebelum jatuh sedikit ke 3,0137, naik 4,71% pada sesi. Dolar terus naik versus Lira sampai Jumat malam, sementara warga negara Turki membanjiri ATM. Pada saat bersamaan, investor beralih ke sejumlah aset aman (safe-haven), emas naik 0,43% ke $1,337.90, sementara obligasi 10-tahun AS turun menjadi 1,558% menghapus beberapa keuntungan sebelumnya.

Sebelumnya, media Turki melaporkan bahwa upaya kudeta mulai terjadi sekitar pukul 21.00 waktu setempat (02:00 EST) setelah dua pesawat F-16 terbang di ketinggian rendah di atas gedung Parlemen di Ankara. Selain itu, perwira militer dilaporkan menguasai bandara di Istanbul dan Ankara, mencegah pendaratan di kedua kota besar.

BACA >  Angka GDP Cina Melebihi Ekspektasi

Dollar Index AS (US Dollar Index), yang mengukur kekuatan greenback (dollar AS) versus enam mata uang utama lainnya, melonjak lebih dari 0,65% ke level intraday tinggi di 96,70. Namun indeks masih mengalami penurunan sekitar 3% sejak awal Desember.

Setidaknya terdapat tiga upaya militer untuk mengambil alih pemerintahan sejak tahun 1960, yang terakhir pada tahun 1980. Pada tahun 1993, mantan presiden Turki Turgut Özal dilaporkan dibunuh di tengah-tengah konflik Turki-Kurdi berkepanjangan, termasuk dugaan kudeta oleh militer Turki.

Post Comment