Prediksi Hanya Untuk Trader Kalahan, Reaksi Hanya Untuk Trader Sukses


Kiper
Karakter utama dan satu-satunya dalam market forex  ( pasar forex ) adalah: Menipu.

Mengapa?

Begitu banyak trader yang loss di dalam  trading forex. Mereka berpikir bisa memprediksi pergerakan pasar forex ke depan. Jika seorang trader memiliki  persentasi Profit lebih kecil dibandingkan Loss-nya, itu dikarenakan perbandingan jumlah prediksi yang mereka kira “akurat” jauh lebih kecil dengan kenyataan “prediksi” mereka. Banyak trader tertipu dengan pergerakan pasar forex yang ada dan mengalami banyak loss karena tidak memperhitungkan faktor risk reward secara benar.

Seorang analisa profesional di bidang pasar forex yang sudah berkecimpung selama lebih dari 13 tahun, mengatakan “to predict is for slaves, to react is for kings, artinya adalah Predict (Prediksi) adalah untuk Loss Trader, dan React (Reaksi) adalah untuk Successful Trader (Trader suskes).

Untuk menjadi seorang Successful Trader Mind-Set ini perlu dimiliki oleh traders, bahwa tidak ada seorangpun yang bisa memprediksi pasar forex ke depan. Lalu bagaimana caranya jika kita tidak bisa memprediksi? Apa yang harus dilakukan? Mudah.. just react and follow where the market goes. (Bereaksilah dan ikuti kemana arah pergerakannya).

Di dalam tendangan penalti, seorang Kiper sepakbola , yang professional tentunya, tidak akan pernah tahu kemana bola akan mengarah. Kiper hanya memiliki kesempatan untuk meng-analisa ketika bola belum ditendang oleh lawan, namun pada saat ketika bola itu ditendang, yang dilakukan oleh Kiper itu adalah to react (melakukan reaksi) atas apa yang akan terjadi. Jika bola berhasil di halau oleh Kiper, itu bukan berarti Kiper itu jago, bisa mengetahui kemana arah bola, tetapi itu adalah akibat dari reaksi yang Kiper itu lakukan.

BACA >  Membuka Potensi Trading Forex Anda Secara Penuh

Jadi, jika anda ingin sukses menjadi seorang trader forex, jangan pernah berpikir bahwa anda akan tahu kemana arah pergerakan pasar forex. Oleh karena tidak seorangpun yang mengetahui kemana arahnya, ketika anda bereaksi, janganlah anda bereaksi yang ngawur dalam bisnis forex trading tanpa mempertimbangkan  risk reward anda.

Seputar Web

loading...

5 Responses to "Prediksi Hanya Untuk Trader Kalahan, Reaksi Hanya Untuk Trader Sukses"

    1. Kita bisa melihat kecenderungan arah market bila sudah ada MOMENTUM yang memicu timbulnya pergerakkan tersebut.

      Sebagai analogi, seorang kiper sepakbola yang menjaga gawang pada saat tendangan penalti. Awalnya dia tidak dapat memprediksi kemana arah bola, tetapi pada saat terjadi momentum bola ditendang, maka dia bisa melihat kemana arah bola dan harus dapat bereaksi dengan cepat.

      Contoh dalam realitas trading forex:
      Suku bunga AS telah berada pada tingkat mendekati nol % selama kurang lebih 6-7 tahun, pada tahun 2014 Fed (Bank Sentral Amerika) mulai mengeluarkan indikasi akan menaikkan suku bunga. Hal ini menyebabkan timbulnya momentum yang mendorong menguatnya nilai dollar Amerika. Trader yang berpengalaman memanfaatkan momentum tersebut dan bereaksi dengan cara mengambil posisi mengikuti arah pergerakan pasar.

      Reply
  1. bukannya hasil dari proses analisa itu adalah prediksi?
    dan secepat apapun reaksi tentunya merupakan hasil dari aksi prediksi tersebut..bagaimana caranya kita mengikuti market tanpa prediksi..sedangkan ketika kita menyimpulkan itu sebuah trend..itu adalah prediksi trend..
    kalimat…”Bereaksilah dan ikuti kemana arah pergerakannya”..itu juga memerlukan prediksi bukan?

    utk artikel yang ini menurut saya agak rancu..
    karena tanpa prediksi..justru forex menyerupai judi..

    bisa penjelasan lebih lanjut…trims..

    Reply
    1. Benar, banyak trader yang suka prediksi.. tanpa melihat kemana arah market bergerak.. dan tanpa memperhitungkan analisa secara teknikal, fundamental, dan lainnya.

      Terima kasih.

      Admin Fx-Indo.

      Reply

Post Comment